Rabu, 20 Mei 2015


Kegiatan Aktivitas Kuliah di Peternakan Unsyiah dan Profil Peternakan Unsyiah 

KEGIATAN AKTIVITAS KULIAH DI PETERNAKAN

Hasil gambar untuk profil PETERNAKAN UNSYIAH                 Hasil gambar untuk profil PETERNAKAN UNSYIAH 

 

 SEJARAN (FKHP)

 Fakultas Kedokteran Hewan didirikan berdasarkan surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 79966 / UU tanggal 17 Oktober 1960 dengan nama Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan (FKHP).  Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan merupakan fakultas kedua yang didirikan di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) setelah Fakultas Ekonomi. Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan memiliki dua jurusan, yaitu Jurusan Klinik Veteriner dan Jurusan Peternakan. Sejak tahun 1985 jurusan Klinik Veteriner berkembang menjadi fakultas dengan nama Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) sedangkan jurusan peternakan dialihkan ke Fakultas Pertanian Unsyiah.  Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah merupakan FKH ke-3 dari tujuh FKH yang ada di Indonesia.

Jurnal Agripet

Sejarah Fakultas Pertanian

Fakultas Pertanian merupakan fakultas kelima di dalam lingkungan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), yang memiliki visi menjadi pusat pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang unggul dan terkemuka dalam bidang pertanian di Indonesia pada tahun 2020.
Misi Fakultas Pertanian Unsyiah adalah: (1) menyelenggarakan pendidikan berbasis kompetensi pertanian secara terpadu yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia dan global, (2) mengembangkan riset-riset unggulan pertanian yang berpola keilmuan dan teknologi, berorientasi produk, dan berbasis pengabdian, (3) menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang pertanian yang tepat guna, (4) membentuk sivitas akademika yang profesional dan beretika serta mengembangkan atmosfir akademik yang kondusif, dinamis dan demokratis, (5) meningkatkan mutu manajemen dan sumber daya secara berkesinambungan, dan (6) menjalin dan meningkatkan kerjasama kemitraan yang saling menguntungkan di tingkat lokal, nasional dan internasional.
Fakultas ini didirikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri PTIP (Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan) nomor 84/1964 tanggal 18 Agustus 1964. Fakultas Pertanian juga dibuka secara resmi oleh menteri PTIP dengan penandatanganan piagam di Darussalam – Banda Aceh, pada hari senin tanggal 16 Nopember 1964.  
Pada awal aktivitasnya, baik aktivitas akademik maupun administrasi, masih menumpang di gedung Fakultas Teknik (yang kemudian menjadi gedung Fakultas Hukum, dan kini menjadi gedung unit-unit kegiatan mahasiswa). Pada tahun 1965, Fakultas Pertanian memperoleh sebuah gedung darurat untuk ruang kuliah, sedangkan gedung administrasi masih menggunakan beberapa ruang KDC (bagian dari gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan lama). Pada tahun 1975, untuk menampung mahasiswa yang jumlahnya semakin meningkat, Fakultas Pertanian diperkenankan memakai beberapa ruangan yang berada di Laboratorium Induk (yang sekarang adalah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) untuk dijadikan ruang kuliah.
Pada tahun 1979, Fakultas Pertanian telah memiliki beberapa gedung sendiri yang digunakan untuk ruang kuliah, ruang administrasi, kantor jurusan dan laboratorium, salah satu bangunannya digunakan untuk perpustakaan. Selain itu dilengkapi pula dengan dua buah rumah kaca dan kebun percobaan. Peresmian gedung-gedung dan fasilitas Fakultas Pertanian dilakukan pada tanggal 31 Desember 1979 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada saat itu, yaitu Dr. Daoed Yosoef. Selanjutnya pada tahun 1999, Fakultas Pertanian kembali mendapatkan seperangkat gedung baru beserta peralatan laboratoriumnya dari OECF (Overseas Economic Cooperation Fund), sebuah lembaga keuangan pemerintah Jepang. Peresmian gedung baru ini dilakukan oleh Menteri Pendidikan Nasional Prof. Dr. Yuwono Soedarsono. Selain itu Fakultas Pertanian juga dipercayai untuk mengelola 5 stasiun masing-masing organic farm, paddy farm, stasiun Ie Su`um, Bener Meriah, Lamno, serta farm peternakan.
Disamping sarana dan prasarana fisik, Fakultas Pertanian juga memiliki staf pengajar (dosen) dalam berbagai bidang keahlian. Pada awalnya Fakultas Pertanian hanya memiliki sejumlah staf pengajar luar biasa, namun saat ini (2011) Fakultas Pertanian telah memiliki 207 dosen (dengan 12 diantaranya adalah Profesor) lulusan universitas terkemuka di dalam dan di luar negeri, dengan berbagai bidang keahlian. Dari jumlah tersebut terdapat 67 orang dengan tingkat pendidikan S3, 112 orang S2, dan 28 orang S1.
Sebelum tahun 1979,  program pendidikan sarjana di Fakultas Pertanian Unsyiah ditempuh selama 5 tahun. Pada masa itu terdapat 5 tingkat pendidikan atau jenjang, yaitu: Persiapan, Sarjana Muda I, Sarjana Muda II, Sarjana I, dan Sarjana II. Sejak tahun 1979, dengan berpedoman pada Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 0124/U/1979 tanggal 8 Juni 1979, program pendidikan Sarjana di Fakultas Pertanian Unsyiah dapat ditempuh dalam masa 4 tahun, dengan menerapkan Sistem Kredit Semester (SKS). Sampai dengan akhir semester genap tahun1984/1985, Fakultas Pertanian Unsyiah membagi masa 4 tahun tersebut kedalam 2 sub jenjang yaitu sub jenjang sarjana muda dengan beban studi 117 SKS dan sub jenjang sarjana dengan tambahan beban studi 34 SKS. Mulai tahun ajaran 1985/1986, sub jenjang sarjana muda dihapuskan, mengingat pada hakekatnya sarjana muda merupakan bagian yang utuh dari program sarjana. Pengalaman menunjukkan bahwa adanya sub jenjang sarjana muda ternyata agak menghambat kelancaran studi mahasiswa. Sehubungan dengan Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Tinggi nomor 28/DJ/Kep./1983 tanggal 27 April 1983, mulai tahun ajaran 1985/1986 diterapkan pula kurikulum baru sesuai dengan keputusan tersebut. Pada tahun 1996/1997 kurikulum yang berlaku di Fakultas Pertanian Unsyiah didasarkan kepada SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 0411/U/1994 tentang kurikulum yang berlaku secara nasional untuk Program Sarjana Ilmu Pertanian. Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) yang didasarkan pada SK Menteri Pendidikan Nasional nomor 045/U/2002, digunakan oleh Program Studi Agroteknologi pada tahun 2008 (bersamaan dengan pendiriannya) dan tahun 2009 oleh Program Studi Agribisnis, dan segera disusul oleh program studi lainnya.
Jenis dan jumlah jurusan pada Fakultas Pertanian Unsyiah sebagaimana tercantum dalam Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 9534/O/1983 terdiri atas 4 jurusan. Jurusan-jurusan tersebut adalah: Budidaya Pertanian, Sosial Ekonomi Pertanian, Hama dan Penyakit Tumbuhan, dan Peternakan. Tiga belas tahun kemudian, sesuai dengan Keputusan Dirjen Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan nomor 207/DIKTI/Kep./1996, 4 jurusan di Fakultas Pertanian diubah lagi menjadi 5 program studi, yaitu Agronomi dan Ilmu Tanah (yang tadinya merupakan Jurusan Budidaya Pertanian), Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan, Sosial Ekonomi Pertanian (Agribisnis), dan Produksi Ternak. Setahun kemudian, berdasarkan Keputusan Dirjen Pendidikan Tinggi Depdikbud nomor 04/Dikti/Kep/1997, Fakultas membuka 2 program studi baru, yaitu Teknologi Hasil Pertanian dan Teknik Pertanian. Pada tahun 2003 Fakultas Pertanian mulai menerima mahasiswa program diploma tiga (D III) yang terdiri atas program studi Manajemen Agribisnis dan Budidaya Peternakan guna memenuhi kebutuhan pasar akan tenaga kerja trampil. Pada tahun 2008, karena adanya perubahan paradigma pendidikan, Program Studi Agronomi, Ilmu Tanah, dan Hama dan Penyakit Tumbuhan di merger membentuk program studi baru, yaitu Agroteknologi. Pada tahun 2013 dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nomor: 116/E/O/2013, Tanggal 16 April 2013, Program Studi Ilmu Tanah kembali diaktifkan disebabkan adanya kebutuhan dari masyarakat tentang ilmu tanah di Unsyiah. Saat ini Fakultas Pertanian Unsyiah memiliki 6 program studi tingkat sarjana (Agroteknologi, Agribisnis, Peternakan, Teknologi Hasil Pertanian, Teknik Pertanian dan Ilmu Tanah), dan 2 program studi tingkat diploma 3 (Manajemen Agribisnis dan Budidaya Peternakan).
Selain program sarjana dan diploma 3, Fakultas Pertanian juga menyelenggarakan program pascasarjana (S2) di bidang Konservasi Sumber Daya Lahan, Agroekoteknologi dan Agribisnis serta program doktor (S3) di bidang Ilmu Pertanian. Saat ini, beberapa bidang lain di tingkat S2 juga sedang dalam proses untuk dibuka.
Struktur organisasi Fakultas Pertanian Unsyiah sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor. 0217/O/1982 terdiri atas: (a) Dekan, (b) Pembantu Dekan, (c) Jurusan/Program Studi, (d) Laboratorium, dan (e) Kelompok Pengajar (peer group). Pada tingkat Fakultas terdapat pula Senat Fakultas yang diketuai oleh dekan. Secara singkat periode pimpinan Fakultas Pertanian Unsyiah sejak pendiriannya hingga kini sebagai berikut:

(1964 – 1965) Drs. Marzuki Nyakman
(1965 – 1967) Drs. A. Madjid Ibrahim
(1968 – 1973) Ir. Ibrahim Ali
(1973 – 1975) Ir. Rasyid Saridin
(1975 – 1979) Ir. Kamarlis Karim, M.S.
(1979 – 1984) M. Nazir, Ph.D.
(1984 – 1991) Dr. Ir. Zainal Abidin Pian, M.S.
(1991 – 1996) Dr. Ir. Abdi A. Wahab, M.Sc.
(1996 – 2003) Ir. M. Jamil Ali, MS.
(2003 – 2007) Ir. Ismayani, M.S.
(2007 – 2012) Prof. Dr. Ir. Sufardi, M.S.
(2012 –        ) Dr. Ir. Agussabti, M.Si

Promosi Potensi Wisata Daerah Asal

        Potensi Besar Wisata alam Aceh Selatan


Keindahan alam merupakan suatu karunia Tuhan yang sangat berharga dalam kehidupan manusia karena jika dimanfaatkan dengan baik dan akan dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat menuju sejahtera, namun sebaliknya jika tidak dimanfaatkan dengan baik maka akan mengakibatkan kesengsaraan bagi kehidupan masyarakat. Tidak semua negara atau daerah memiliki potensi besar dari keindahan alam, oleh sebab itu segala pihak memiliki kewajiban dalam menjaga, melestarikan dan mengembangkan potensi yang dimiliki tersebut, baik oleh Pemerintah maupun smasyarakat dalam rangka kehidupan manusia yang sejahtera.

A. Potensi Dari Pemberdayaan Pariwisata
Dalam Undang-undang No 9 Tahun 1990 dijelaskan tentang tujuan pengembangan pariwisata adalah sbb:
  1. Memperkenalkan, mendayagunakan, melestarikan dan meningkatkan mutu dan daya tarik wisata
  2. Memupuk rasa cinta tanah air dan meningkatkan persahabatan antar bangsa.
  3. Memperluas dan meratakan kesempatan berusaha dan lapangan pekerjaan.
  4. Meningkatkan pendapatan nasional dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
  5. Mendorong pendayagunaan produk nasional dan daerah.
Inpres No 9 Tahun 1969 tentang tujuan pengembangan pariwisata dijelaskan bahwa:
  1. Meningkatkan pendapatan devisa pada khususnya dan pendapatan Negara dan masyarakat pada umumnya, perluasan kesempatan kerja dan mendorong kegiatan-kegiatan industri penunjang dan industri sampingan lainnya.
  2. Memperkenalkan dan mendayagunakan keindahan alam dan kebudayaan Indonesia.
  3. Meningkatkan persaudaraan ataupun persahabatan Internasional.
Selanjutnya dalam Propenas 2004-2009 dikatakan bahwa pembangunan pariwisata diarahkan pada peningkatan pariwisata menjadi sektor andalan yang mampu menggalakkan kegiatan ekonomi.

B. Potensi Wisata Aceh Selatan

Aceh Selatan merupakan salah satu Kabupaten yang ada di Provinsi Aceh yang memiliki potensi alam yang sangat luar biasa. Dalam kemajuan ODTW (Objek Daerah Tujan Wisata) di Kabupaten Aceh Selatan, banyak hal yang telah dilakukan oleh Pemkab Aceh Selatan dan unsur-unsur terkait, salah satu nya melalui promosi wisata berupa mengikuti pergelaran pameran wisata, pembuatan brosur wisata, dan mengikuti festifal-festifal wisata (Pemilihan Duta Wisata Seluruh Aceh) dll.
Berikut adalah beberapa ODTW yang dimiliki oleh Kab. Aceh Selatan:
1.  Air Terjun Air Dingin
     Keindahan yang disajikan objek wisata ini adalah dimana objek wisata ini dapat dilihat jelas dari lintas jalan Tapaktuan-Medan. Hal menarik lainnya adalah dimana ODTW ini memiliki suhu air yang begitu sejuk. Hal menarik lain nya adalah pengunjung juga dapat menikmati pemandangan dengan hamparan pantai yang indah, karena objek wisata ini terletak berdekatan dengan pantai Pasie Putih.

 2. ODTW Kasik Putih
     Objek wisata yang menyajikan keindahan alam dengan hamparan pantai yang memiliki pasir putih. Dengan hamparan padang pasir yang luar, maka daerah ini memiliki potensi yang dapat dinikmati dengan tempat berjemur dan tempat memanjakan diri dengan menikmati pemandangan yang eksotis.
3. ODTW Air Terjun Tingkat Tujuh
    keistimewaan dari objek wisata ini adalah dimana objek wisata ini bukan hanya memiiki 1 atau 2 air terjun saja, akan tetapi juga menyajikan air terjun yang memiliki tingkat hingga 7 tingkat. Dan dari objek wisata yang terdapat di pegunungan yang ada di desa batu itam ini pun pengunjung juga dapat menikmati pemandangan laut aceh selatan yang mempesona.
 
 
4. ODTW Tuan Tapa
    Objek wisata ini menyajikan wisata Sejarah dimana terdapat salah satu bukti peninggalan sejarah (legenda Tuan Tapa) berupa bekas telapak kaki dari Tuan Tapa yang menjadi salah satu unsur terbentuknya nama Kota Tapaktuan.
 5. ODTW Pulau Dua
     Merupakan pulau yang memiliki keindahan pantai yang luar biasa, dima berdasarkan sejarah legenda pulau ini terbentuk akibat Naga yeng menabrak suatu pulau hingga terbelah menjadi dua. Pulau ini menjadi penting untuk dikembangkan karena memiliki potensi dimana para pengunjung disajikan dengan kenikmatan  spot memancing yang memiliki ikan yang beraneka ragam, di samping itu pulau ini sangat cocok dijadikan sebagai tempat beristirahat dengan suasana pantai yang sejuk. dan masih banyak lagi objek-objek wisata lain, baik itu wisata budaya, sejarah maupun wisata kuliner.

C. Masalah Pengembangan Objek Wisata Aceh Selatan
     Begitu komplit nya masalah yang dihadapi dalam pengembangan Objek Wisata di Aceh Selatan. Secara garis besar, adapun masalah-masalah yang dihadapi baik oleh pemerintah maupun masyarakat di Kab. Aceh Selatan ini adalah;
1. Keterbatasan dana Anggara pengembangan objek wisata,.
2. Opini Masyarakat Aceh Selatan yang memandang bahwa wisata itu identik dengan perbuatan maksiat,.
3. Opini calon para wisatawan yang beranggapan bahwa Aceh Selatan memiliki keadaan daerah yang kurang kondusif dengan keamanan.
D. Penyelesaian Masalah Pengembangan Objek Wisata Aceh Selatan
     Dari berbagai masalah yang dihadapi dalam pengembangan objek wisata di aceh selatan, dapat ditarik beberapa solusi penyelesaian. yaitu:
1. Pemerintah hendaknya lebih memperhatikah masalah pengembangan objek wisata yang ada di Aceh Selatan dengan memberikan anggaran lebih dan melakukan kegiatan-kegiatan khusus dalam mempromosikan objek wisata yang ada di Aceh Selatan untuk menarik para Investor, mengingat Objek wisata di Aceh Selatan tersebut sangat menjanjikan.
2. Merubah opini masyarakatyang beranggapan bahwa objek wisata itu identik dengan maksiat, yaitu salah satunya dengan cara mengembangkan objek-objek wisata alam Aceh Selatan yang berbasiskan Syariat islam. dimana setiap penikmat wisata aceh selatan diharuskan mamatuhi dan memperhatikan etika-etika adat istiadat yang sesuai dengan aturan islam.
3. Melakukan Promosi-promosi yang menggambarkan suatu keadaan dimana Aceh Selatan memiliki masyarakat yang sangat bersahabat dan menerima pendatang-pendatang serta mengembangkan asumsi bagi calon pengunjung wisata bahwa Aceh Selatan merupakan Daerah yang aman.
Tips/Trik Berhubungan dengan Komputer/Gadget/HP/Internet/Blog/Website

     Tingkatkan Kecepatan & Keamanan akses Internet – DNS Jumper


dns-jumper-thumb

Ketika kita membuka alamat sebuah website, misalnya www.google.com, maka ada mekanisme (sistem) yang akan mengubah nama alamat tersebut ke alamat yang dipahami oleh mesin, yaitu alamat IP (Internet Protocol/IP Addresses). Sistem ini diatur dengan sebuah protokol yang disebut dengan Sistem Penamaan Domain (Domain Name System/DNS).


Dengan adanya DNS ini, maka kita tidak perlu mengingat alamat IP yang tidak mudah untuk diingat. Misalnya www.google.com akan diterjemahkan ke alamat 74.125.200.139. Sehingga kita sebenarnya bisa langsung membuka google mengetikkan alamat IP ini di URL web browser yang kita gunakan. Tetapi hal ini tentu tidak efisien, karena berapa banyak alamat seperti ini yang harus kita hafal? sehingga peran DNS sangatlah penting.

Ketika terkoneksi internet, maka biasanya sistem (komputer) akan otomatis mengatur alamat server DNS yang akan digunakan untuk menterjemahkan alamat website yang kita kunjungi. Sebenarnya pengaturan DNS ini bisa kita ubah sendiri, karena banyak sekali alamat DNS yang bisa digunakan (tersedia), sehingga semakin cepat kita mengakses server DNS, maka semakin cepat pula akses website yang dituju.

dns-jumper

Untuk memudahkan kita mengatur alamat DNS di komputer kita, salah satu program gratis yang bisa digunakan adalah DNS Jumper. Dengan program gratis dan portabel ini, kita bisa mengecek berbagai alamat DNS yang ada dan mengetahui berapa kecepatan akses mereka. Sehingga kita bisa memilih server DNS tercepat yang akan digunakan di komputer.

Penggunaan DNS Jumper ini cukup mudah. Pertama kali kita pilih perangkat koneksi jaringan yang kita gunakan (Network Adapter), apakah menggunakan kabel LAN, WiFi, atau lainnya. Selanjutnya klik tombol yang bergambar ‘refresh‘ untuk mengetahui berapa server DNS yang saat ini digunakan di komputer kita. Klik ‘Check Response Time‘ (dibawah alamat DNS Server) untuk mengetahui seberapa cepat akses server DNS ini.

Kita bisa mengubah alamat server DNS dengan memilih opsi ‘Manual DNS Server‘ dan mengisikan alamat DNS secara manual di bawahnya. Untuk lebih mudahnya, kita bisa membandingkan berbagai alamat DNS yang ada dan memilih yang paling cepat. Caranya :
  1. Klik tombol “Fastest DNS” dari halaman utama
  2. Setelah tampil jendela baru “DNS Jumper v1.0.6 – Fastest DNS“, pilih dari daftar alamat mana saja yang akan di cek, selanjutnya klik saja tombol “Find Fastest DNS
  3. Setelah selesai, maka akan terlihat alamat mana yang aksesnya paling cepat. Pilih alamat itu kemudian klik “Apply Fastest DNS
  4. Maka komputer akan menggunakan alamat server DNS yang sudah kita pilih ini
dns-jumper-find-fastest

Meskipun DNS Jumper menyediakan banyak alternatif server DNS yang bisa digunakan, tetapi sebagian besar alamat tersebut berada di US (Amerika). Oleh karena itu, kita bisa menambahkan sendiri alamat server DNS yang ada di Indonesia. Cara menambahkan DNS Server baru di DNS Jumper sebagai berikut :
  1. Dari halaman utama, klik tombol dengan gambar “Gerigi” disamping kanan pilihan DNS Server
  2. Setelah muncul jendela baru, isikan DNS Server 1 dan 2, serta urutan keberapa akan ditempatkan di daftar DNS
  3. Beri nama DNS Server ini sesuai dengan keinginan kita
  4. Klik tombol “Add” (yang bergambar tambah), untuk menambahkan ke daftar. Jika ingin menghapus, pilih dari daftar dan klik tombol Delete
  5. Setelah ditambahkan, selanjutnya kita bisa melakukan pengecekan “Fastest DNS” seperti sebelumnya
Kita juga bisa menambahkan Grup sendiri untuk alamat tertentu, seperti misalnya di DNS Jumper ada grup Default dan Security (dicontohkan beberapa alamat DNS yang berfokus untuk keamanan).

dns-jumper-add-new

Selanjutnya, darimana kita tahu alamat DNS Server mana saja yang bisa kita gunakan? Buka saja halaman ini Daftar DNS Server bagi pengguna internet di Indonesia . Di halaman tersebut, sudah dikumpulkan berbagai alamat DNS Server yang ada di Indonesia, sehingga karena lokasinya di Indonesia, aksesnya biasanya lebih cepat daripada menggunakan DNS dari luar negeri. Selain itu juga tersedia DNS Server yang lebih aman (otomatis memblokir situs tidak baik atau porno), misalnya DNS Nawala (Nawala Project).
Selain mencari alamat DNS server yang terccepat aksesnya, DNS Jumper juga menyediakan menu (tombol) “Flush DNS“, fungsinya untuk membersihkan tembolok (cache) DNS yang dibuat oleh windows. Karena untuk mempercepat akses website, windows biasanya membuat tembolok untuk menyimpan alamat yang sering dikunjungi. Ketika alamat sebuah website berubah, dan tidak bisa diakses, klik saja tombol ini, untuk membersihkan cache agar windows membuat baru lagi.
MS. Power Point Tips/Trik


        Presentasi Dengan PowerPoint
Microsoft PowerPoint dipergunakan untuk membuat program Slide atau presentasi tertentu yang akan ditampilkan pada projektor, ataupun dengan peralatan lainnya.  Program Aplikasi ini adalah produk dari Microsoft Co. yang terpaketkan dalam satu produk bernama Microsoft Office.  Hingga saat ini Microsoft PowerPoint telah mencapai Versi 9 atau yang dikenal dengan Versi 2000.  Penuntun ini bersifat bimbingan ringkas yang hendaknya dihadapi anda sebagai pembaca pada perangkat komputernya secara langsung.  Ikuti langkah-langkah yang diberikan pada setiap tahapan yang ada, dan selamat mencoba.
I.    Memulai Program.
 Untuk memulai program Microsoft PowerPoint, langkah-langkah yang harus anda lakukan adalah sebagai berikut :
 (1)      Klik menu Start F Program  F Microsoft PowerPoint
(2)      Sehingga anda akan menjumpai kotak dialog berikut :
(3)      Pada kotak dialog tersebut anda dihadapkan pada beberapa pilihan, yaitu : AutoContentWizard (untuk membuat presentasi dengan dibantu oleh program), Design Template (untuk membuat presentasi dengan menggunakan kerangka presentasi yang telah disediakan oleh program), Blank presentation (untuk membuat presentasi kosong atau baru menurut kehendak anda), dan Open an existing presentation (untuk membuka file presentasi yang pernah anda simpan atau anda buat).  Pilih salah satu yang anda inginkan, misalnya Blank Presentasion.
(4)      Untuk mengakhiri bagian ini maka anda dapat mengklik button OK untuk menyetujui pilihan anda atau button Cancel untuk membatalkan pilihan anda.
 Langkah selanjutnya silahkan anda ikuti petunjuk pada bagian berikutnya dari lembar penuntun ini.

II.    Memilih Bentuk Tampilan Slide

Pemilihan bentuk tampilan slide ini hanya akan tampil bila anda memilih pembuatan presentasi baru dengan menggunakan pilihan Blank Presentation seperti yang telah saya sampaikan pada bahasan terdahulu. Adapun tampilan pemilihan bentuk slide tersebut adalah seperti berikut ini :
 
  
 Pada pilihan tersebut tampak ada beberapa pilihan bentuk tampilan Slide yang telah disediakan oleh program, antara lain : Title Slide, Bulleted List, 2 Column Text, Table, Text & Chart, Chart & Text, Organzation Chart, Chart, Text & Clip Art, Clip Art & Text, Title Only, dan Blank.  Pilihlah salah satu sesuai dengan bentuk slide presentasi yang anda inginkan, bila telah terpilih maka kliklah button OK.  Sebagai contoh kita akan memilih Title Slide sebagai slide awal presentasi kita.

III.  Menyisipkan Slide Baru.
 Bila kita telah melakukan pembuatan suatu slide, dan kita ingin membuat atau menyisipkan suatu slide baru, maka langkah-langkah pelaksanaannya adalah sebagai berikut :
(1)   Klik menu Insert F New Slide, atau menekan tombol keyboard CTRL + M.
(2)   Selanjutnya anda kembali akan dihadapkan pada kotak dialog New Slide seperti yang anda lihat pada penjelasan bagian II tadi.

IV.  Menyimpan File Presentasi.
 Untuk menyimpan file presentasi yang telah anda buatkan slide-slidenya, maka langkah-langkah yang anda laksanakan adalah sebagai berikut :
(1)   Klik menu File F Save atau tekan tombol CTRL+S atau klik icon Save
(2)   Bila file yang disimpan adalah baru pertama kali atau belum ada namanya, maka pada tahap ini anda ketikan nama filenya, misalnya : Presentasi Harry , lalu anda tekan tombol ENTER.
V.  Mengakhiri Program.
Untuk mengakhiri program Microsoft PowerPoint yang sedang aktif, maka langkah-langkah yang anda laksanakan adalah sebagai berikut :

(1)   Kliklah menu File F Exit, atau klik icon Close.
(2)   Bila anda belum menyimpan file presentasi yang dibuat maka akan muncul kotak dialog seperti berikut. Pada pilihan yang disediakan kliklah button Yes untuk menyimpan file presentasi, atau klik button No untuk tidak menyimpanya, atau Cancel untuk membatalkan proses mengakhiri program Microsoft PowerPoint ini.

VI.   Membuka File Presentasi Yang Ada

 Untuk membuka file presentasi yang telah anda simpan sebelumnya, langkah-langkah yang anda laksanakan adalah sebagai berikut :
 (1)    Kliklah menu File F Open atau tekan tombol CTRL + O atau klik icon Open.
(2)    Berikutnya anda klik file presentasi yang ada pada kotak dialog Open, atau ketik nama file presentasinya pada textbox  File name.
(3)    Klik button Open atau tekan tombol ENTER.

VII.  Membuat Background Slide

 Untuk membuat background atau gambar latar dari slide yang dibuat maka langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
(1)     Klik kanan tombol mouse pada posisi pointer dibagian kosong dari slide, sehingga muncul menu pop-up seperti gambar disebelah ini.
(2)     Lalu pilihlah pilihan Background, atau tekan tombol Alt + k, sehingga akan muncul kotak dialog seperti berikut ini
(3)     Lalu klik combo box yang ada untuk kemudian pilihlah warna yang ada, atau klik pilihan More Colors, atau Fill Effects (untuk menentukan background dengan efek-efek tertentu).
Pada pemilihan efek-efek tertentu maka anda akan menjumpai kotak dialog seperti berikut ini :
Pilihlah tabulasi Gradient untuk memberikan warna dengan gaya gradasi warna tertentu, atau pilih tabulasi Texture untuk memilih gambar texture tertentu, atau pilih tabulasi Pattern untuk memilih gaya arsiran tertentu, atau pilih tabulasi Picture untuk memilih file foto atau gambar sebagai gambar latar.  Bila sudah terpilih maka kliklah button OK.
(4)     Untuk menerapkannya pilihan latar yang dipilih, kliklah button Apply untuk hanya pada slide yang diedit, dan Apply to All untuk semua slide yang dibuat.

VIII.   Membuat Animasi pada Obyek.
 Untuk membuat animasi pada obyek langkah-langkah yang anda laksanakan adalah sebagai berikut :
(1)     Klik kanan obyek yang bersangkutan, sehingga akan muncul menu PopUp seperti berikut ini.
(2)     Selanjutnya pilihlah pilihan Custom Animation sehingga muncul kotak dialog Custom Animation seperti gambar disebelahnya.
(3)     Pada tabulasi Effects yang ada pilihlah efek animasi yang tersedia, dan bila perlu suara yang akan disertakan pada saat efek sedang berfungsi.
(4)     Untuk mengotomatiskan atau mengatur waktu penampilan animasi obyek maka pilihlah tabulasi Order & Timing dan tentukan Star Animation-nya.
(5)     Untuk menerapkan animasi yang telah terpilih beserta pengaturannya pada obyek tersebut, maka kliklah button OK, tetapi bila ingin melihat dulu bagaimana hasilnya kliklah button Preview.

IX.   Mengatur Transisi Antar Slide dan Penayangan Slide.
 Untuk mengatur perubahan antar slide (slide transition) ikuti petunjuk berikut :
(1)    Pada slide yang muncul, kliklah menu Slide Show.
(2)    Selanjutnya pilihlah pilihan Slide Transition….
(3)    Berikutnya tentukanlah Efek transisinya, otomatisasi slide dan waktunya, serta Sound atau suara yang menyertai proses perpindahan slide.
(4)    Bila akan diterapkan pada hanya satu slide, maka kliklah button Apply. Bila anda akan menerapkan pengaturan transisi pada semua slide kliklah button Apply to All.

Untuk mengatur Penayangan Slide (Set Up Show), maka kliklah menu Slide Show, lalu diikuti dengan mengklik pilihan Set Up Show.  Selanjutnya aturlah pilihan pengaturan yang ada, dan bila sudah selesai kliklah button OK.